31 Maret 2019,
Hari Pertama
Persiapan ke
Bangkok sudah dimulai dari 2 bulan sebelum berangkat dimana mesti prepare
Hotel, destinasi, itenary dan tempat menginap. Setelah diputuskan berdua wif
maka kita akan menginap di Bangkok selama 4 malam dan 1 malam di Hua Hin.
Supaya hemat makan perjalanan ke Hua Hin juga menggunakan van, tidak carter
mobil.
Sebelum
berangkat kami pastikan koper yang dibawa tidak melebihi 7kg sesuai dengan
ketentuan dari AirAsia. Kami tidak beli bagasi dari CKG ke DMK untuk menghemat
budget dan untuk baju yang kurang harus beli Bangkok. Haha.. Jadi mau gak mau harus belanja. =))
Demi menghindari
ketinggalan pesawat ataupun kesalahan-kesalahan lain secara kami jarang
penerbangan internasional maka kami berangkat dari rumah jam 04.45. Jadwal Pesawat dari Cengkareng terbang dari jam
06.50, dimana kita brangkat dari rumah jam 4.45 kemudian boarding jam 06.30,
pesawat take off 06.50 dan tiba di Don Mueang sekitar 10.30. Everthings in on schedule..
Setibanya di Don
Mueang, yang pertama dilakukan adalah cari counter yang jualan simcard tourist.
Setelah dibanding2 maka kami memutuskan untuk beli dari counter DTac, lebih
ekonomis. Wife ambil paket 1 minggu 179Bath (9 GB) dan saya ambil paket 1 minggu
199bath (5GB). Ada perbedaannnya tapi karna gak mengerti perbedaannya maka kita
ambil yang berbeda saja. Karna saya yang pastinya akan berperan sebagai
navigator, menggunakan google maps dan browsing2 maka saya ambil yang lebih
mahal sedikit walaupun gak tau perbedaannya. Wkwkwk…
Setelah internet
di handphone telah berfungsi dengan baik, maka saat nya kami mencari kendaraan
untuk ke Bangkok. Pililhan kami adalah menggunakan Bus, ketika keluar dari
airport terlihat terdapat Bus A2 yang menuju ke Mo Chit maka kami langsung naik
Bus itu. Dan pastinya kami bertanya ulang ke kondektur dengan bahasa ‘Mo
Chit’?? Untuk make sure kita gak salah bus saja.. Haha..
Setelah bus
berjalan maka kondektur mulai kolek biaya bus. Yang unik adalah kondektur
menggunakan tabung seperti tabung bambu yang di dalam nya terdapat isi koin dan
tiket. Yang dibayarkan adalah 30 baht untuk seorang.
Sesampai di
mochit sekitar jam 13.00 kami langsung menuju Chatuchak weeked market. Panas
nya di sana bujubuneng.. Keliling di sana kita gak belanja, cuman liat2 dan
jajan saja.. Coconut ice cream sangat menarik dengan harga 60 baht, es jerus
20baht, dan sate babi yang menggoda dengan harga 10 baht 1 tusuk. Murah
baangettt sate babi nya. Hoho.. Untuk makan siang tidak di sana karna belum
laper, secara tadi di pesawat sudah beli makan di pesawat. Jadi kami putuskan
untuk makan di dekat hotel saja nanti.
Dari chatuchak
untuk menuju hotel kami check jika menggunakan grab maka biaya adalah 169 baht,
jarak ke hotel sekitar 9 km. Kami putuskan mencoba menggunakan taxi dengan
pastikan driver menggunakan argo, caranya adalah tanya supirnya “meter??” jika
dia dah okay, maka pertanyaan sopir pastinya where are you go. Setelah okay
maka kami masuk ke taxi. Btw, tidak semua taxi mau menggunakan argo dan banyak
yang mau nya boronngan dah harga nya mahal, saya rasa karna mereka tau kita
turis dan mau ambil keuntungan dari kita. Perjalanan ke hotel hanya 109 baht
menurut argo dan kita kasih supir nya 120 baht, lebih 13 baht sebagai tips.
Hitung-hitung masih hemat 49 baht dibanding kalau menggunakan grab. Perjalanan
ke hotel ditempuh sekitar 30 menit.
Setelah check in
di hotel di daerah Pratunam jam sudah menunjukkan jam 15.30, wajar perut sudah
berbunyi maka kita langsung cari makan. Setelah melihat-lihat maka kami masuk
ke restoran mie wonton dan pelayannya bisa speak Bahasa bokk.. walaupun simpel2
seperti: mie kering, basah, kuah.
Its okaylah…
haha.. 1 mangkok mie 100baht. Menurut aku mahal karna seingat aku dulu pada
tahun 2014 harga makanan di Bangkok hanya sekitar 50-60 baht. Tapi karna sudah lapar, peduli amat yang
penting makan dulu.
Kemudian kami
balik ke hotel dan mandi dan beristirahat sebentar karena tadi pagi kami bangun
nya juga subuh. Jam 19.00 kami jalan dari hotel dan menuju pratunam night
market, dan area depan platinum, dari hotel hanya perlu modal jalan kaki. Murah
kan. haha.. Hanya melihat2 saja di sana karna tujuan kami adalah mau makan
malam di Jeh O Chula. Tom Yum Noodle nya yang terkenal hanya dijual pada jam
23.00 ke atas, jadi ceritanya kami berencana makan di sana jam 23.00. Setelah
ditimbang-timbang kami tidak mau makan di atas jam 23.00 demi semangkok noodle
tapi kami akan pesan makanan selain tom yum noodle saja. Jam sudah menunjukkan
jam 20.00 dan saya putuskan ganjel perut aja dulu di McD di Platinum. Setelah
makan di McD kami check Grab untuk transport kami ke Jeh O Chula, jarak sekitar
4km. Harga yang kami dapatkan 149 baht dari Grab. Lagi2 kami putuskan tidak
mengggunakan grab dan coba tawar taxi. Taxi yang ada menolak kami, minta
250baht. Kemudian ada tuk2 yang menghampiri kami dan minta 100baht, tetapi kami
tawar dengan 80baht. Eng ing eng.. kami brangkat dengan tuk2, dah celaka nya
ini tuk tuk ngebut bangett, wife ampe shock. Driver yang ini emang gila banget,
padahal tuk2 lain tidak sengebut ini. Tapi tetep nyampe dengan selamat koq..
Sesampai di Jeh
O Chula, sudah terlihat ada banyak antrian. Kami ambil nomor dan di depan kami
masih ada sekitar 20 nomor. Setelah menunggu 30 menitan maka nomor kami
dipanggil, dan yang ditawari meja di depan (tidak dalam ruang berAC), dan karna
kita pikir ya udahlah daripada nunggu lagi maka kami ambil saja. Kami pesan 3
lauk(Kailan cah crispy pork, hekeng, tom yum Noodle). Tom Yum noodle yang kami
pesan ini berbeda dengan yang dijual diatas jam 23.00, menurut pelayan di sana
perbedaannya hanyalah kalau yang jam 23.00 terdapat telor. Yowess, daripada
nggak dapat tom yom nya. Perlu 30 menit untuk keluar lauk pertama, lama euyy..
Dan 15 menit kemudian baru lengkap.
Rasa tom yom nya
memang jempol banget, mang worthed buat ditungggu. Kailan crispy pork juga
jempol, crispy nya gak ilang walau udah di-cah.
Selesai makan jam sudah menunjukkan jam 22.30 dan kita ambil taxi saja untuk pulang ke hotel. Biaya taxi hanya 67 baht dan kami kasih 80bath ke driver.
Lupa namanya.. Something Prawn gitu2 lah. Haha.. Kalau di Pontianak sebutnya Hekeng.
Tom Yum Noodle
Kailan Crispy Pork.
Selesai makan jam sudah menunjukkan jam 22.30 dan kita ambil taxi saja untuk pulang ke hotel. Biaya taxi hanya 67 baht dan kami kasih 80bath ke driver.
Selama kami
menggunakan taxi ataupun tuk2, yang jelas google maps selalu saya pantau untuk
memastkan tidak dibawaa muter2 oleh taxi.
That’s our 1st
day..



No comments:
Post a Comment