3 April 2019, Hari
ke 4 – Menuju Huahin
Pagi ini kami
sarapan di dekat hotel dengan harga 60 baht untuk 1 mangkok mie. J Dan membeli 1 iced
coffe latte seharga 40 baht untuk bekal perjalanan ke huahin. =)) Hari ini kami
agak lelet dan baru keluar hotel jam 10.30 dan mengabil taxi di jalan untuk
menuju mochit. Daerah pratunam menurut kami agak sulit menemukan driver yang
mau menggunakan argo, tapi apabila sabar pasti dapat (kurang dari 10 sudah
dapat).
Hasil browsing
kami diarahakan menuju mochit untuk naik van menuju Huahin. Supaya tidak nyasar
kami tunjukkan foto Mochit Bus Terminal ke supir taxi. Sesampai di mochit
ternyata terdapat banyak sekali loket dan kami tanyakan ke security dan kami
diarahkan untuk menyebrang dari MoChit untuk naik van ke Huahin. Ternyata yang
harus kami tuju adalah Mochit New Van Terminal, bukan Mochit Bus Terminal. Mochit New Van Terminal terletak di seberang dari Mochit Bus Terminal, jadi mesti nyebrang dulu ya guys.
Penampakan Mochit New Van Terminal dari Google
Segera kami cari
loket penjualan tiket van, dan langsung diarahkan untuk masuk ke van dan 5
menit setelah masuk kami langsung cusss menuju Huahin. Jam menunjukkan 11.20
ketika kami berangkat. Van hanya berhenti 1 kali di pomp bensin selama
perjalanan ke Huahin. Perjalanan ke Huahin akan melewati Santorini Park.
Santorini Park berjarak 30km ke Huahin, jadi apabila turis yang hanya tertarik
menuju Santorini Park maka tidak perlu sampai ke Huahin. Cukup minta stop di
Santorini Park saja dengan Pak supir.
Kami tiba di
hotel jam 12.50, jadi tepat 3 jam 30 menit dari mochit sampai Huahin. Di dekat
hotel tidak terlihat rumah makan maka kami putuskan untuk membeli makanan di
Sevel yang ada di sebelah hotel untuk mengisi perut yang sudah keroncongan.
Setelah check in kami sewa motor dari hotel untuk memudahkan transportasi kami
di Huahin, biaya sewa motor sebesar 300baht dan sudah termasuk bensin. Harga
ini agak mahal karena seharusnya 200baht sudah bisa dapat sewa motor untuk 24
jam, but its okay karna kami tidak punya waktu untuk berkeliling mencari sewa
motor.
Setelah mengisi
perut kami maka kami langsung cuss menggunakan motor menuju The Venesia Hua Hin
yang terkenal itu, jarak nya 9km dari hotel saya. Perjalanan sekitar 20-25
menit karena motor tidak bisa kami pacu cepat, maximum hanya 50km per jam.
Penyebabnya adalah kami diberikan helm yang tidak ada cover kaca nya sehingga
mata akan terganggu apabila motor dipacu cepat. Tiket masuk The Venesia sebesar
150 baht. The Venesia cukup sepi dan kami segera ambil beberapa foto dan segera
menuju Huahin Railway Station.
The Venesia HuaHin
Huahin Railway
Station adalah stasiun kereta api tua yang sangat memikat. Letaknya hanya
sekitar 2km dari hotel kami. Setelah mengambil foto maka kami menuju Plearnwarn,
tempat nya mirip mall kecil tapi versi outdoor. Tempat ini juga tidak ramai,
toko2 dan tempat makan pada sepi tapi as always banyak spot2 menarik untuk
berfoto dan berselfie..
Huahin Railway Station
Kami putuskan
untuk makan malam di sini karna tujuan terakhir kami malam ini adalah Huahin
night market dan kami tidak tahu ada makanan apa saja yang bisa dibeli di sana.
For safety reason kami makan saja di Pleanwarn. Dari plearnwarn kami balik ke
hotel dahulu untuk mandi sebentar karna sudah kucel dan cape juga hari ini.
Capture an dari Plearnwarn
Setelah mandi
sekitar jam 20.00 kami menuju Huahin Night market yang berjarak sekitar 400m
dari hotel dengan berjalan kaki. Night market ramai dengan turis asia dan bule.
Di night market ada banyak seafood
restaurant dengan udang gala yang berukuran jumbo. Kami hanya jajan di night
market karna sudah makan di pleanwarn sebelumnya. Untuk menutup hari itu kami
putuskan untuk mencoba thai massage seharga 200 baht dengan durasi 1 jam.
Pijatan thai massage sangat unik dan membuat tubuh lebih segar. Jam menunjukkan
jam 23.00 ketika kami selesai massage di night market dan kios2 juga sudah
mulai tutup. Kemudian kami langsung berjalan pulang ke hotel.









